Kamis, 05 Juni 2014

webmuara

webmuara


Puisi Harapan Berkhayal Sukses

Posted: 04 Jun 2014 01:14 PM PDT

Siapa yang tak ingin sukses, sema orang pasti menginkan itu. Seperti puisi harapan berkhayal sukses. Yah seperti inilah puisinya:



Berkhayal Sukses

punyaa uang banyak
punya usaha banyak
punya istri banyak
punya ladang banyak
punya karyawan banyak
Begitulah khayalan ku

By: Dalang wanataka


Puisi Religi Berfatwa

Posted: 04 Jun 2014 01:01 PM PDT

Sebuah puisi religi berfatwa. Cuplikan tentang keidupan dan hukum yang ada di alam ini. Hukum tinggal hukum manusia banyak yang melanggarnya. Siapa melanggarnya pasti dihukum. yuk simak puisinya!



Berfatwa

ke siapa
siapa bingung
bingung bimbang
bimbang hukum
hukum fatwa

Dari siapa
Siapa pelaku
pelaku sunnah
Sunnah mana
mana berlaku
berlaku fatwa

untuk apa
Diri siapa
Siapa diri
diri mencari
Mencari menanti
Menanti fatwa

Dari siapa
Kau hati
Kau cari
Injak
Bah tra hati

By: Dalang Wanataka

Puisi Sahabat Arti Persahabat

Posted: 04 Jun 2014 12:55 PM PDT

Sebuah kiriman puisi sahabat arti persahabat, langsung aja ini puisinya dari mas jhoni.

Arti Persahabat

Aku ingin belajar
untuk mencari arti persahabatan

Aku ingin belajar
lebih banyak hal tentang persahabatan

Aku ingin belajar
untuk terima sahabatku apa adanya

Aku ingin belajar
tentang arti hidup bersama sahabatku

Aku ingin belajar
susah senang selalu berasama sahabatku

By: Jhoni

Puisi Penyesalan Air Ku

Posted: 04 Jun 2014 12:48 PM PDT

Sebuah puisi kiriman dari seorang, puisi air ku. Mungkin puisi ini mengisahkan antara seseorang perjuangan ibu demi anaknya, yuk simak aja.

Air Ku

Air dihadapanku mengalir deras
Mengikuti siring siring
Menderu di tengah hutanku
penuh dengan pesona
Air di hadapanku
Lembut membelai kalbu
mengkoyak hati yang sendu
Tajam mengiris lukaku
Airku mengajakku terbang
Dalam
Kedalam, dalamnya lautan
asin
Air itu menggelombang
Memasuki hati dengan ombak
Aku tau kemana air membawaku
Tapi tunggu aku di delta
Karena ku yakin
Air ku kan bening di sana

By: Den Maz Yayak

Puisi Politik Sejam Bersama Rakyat

Posted: 04 Jun 2014 12:42 PM PDT

Sebuah puisi politik sejam bersama rakyat. Dalam waktu dekat akan adanya pemilu, 5 tahun penjabatan presiden hanya sejam berpidato. Itulah kelebiahan pemimpin republik ini. Rakyat merasa merakyat, presiden juga rakyat.



Sejam Bersama Rakyat

Berkacamatalah dengan pantatku
Sebuah akal mu
Namaku bukan untukmu
Tempatkanlah
Di sisi mana
Cari sendiri
kau bukan binatang
Tak perlu di atur seperti binatang
Cumi – cumi jalan miring
Kau lebih pandai dari cumi – cumi
Jalanmu lurus tapi berbau busuk
Lidahmu mengambang
Di lalap api kebohongan
Aku berdiri disini
Menyaksikan dengan rakyat
Betapa indahnya tenggorokan mu
Berbicara tentang kebohongan
Perut mu pun ikut bicaca
Pena mu pun ikut bicara
Jari mu pun ikut bergerak
Kaki mu pun menyertainya.
Mata telinga mu pun jadi saksi
Mulut mu tidak bisa diam
Hambir sama dengan ketutku
Berbau busuk
Pantatku lebih indah dari mulutmu
Aku berdiri
Menyaksikan kepahitan rakyat
Aku pun tidak bisa berbuat apa – apa
Kalian lebih tau dari pada aku
Ini suara kami
Meraung – raung
Tidak seperti kalian menjilat – jilat
Pantatku yang menjijikkan
Semoga kalian mendengar
Tak mengurusi perut kalian lagi

By: Dalang wanataka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar